Polsek Parigi Ringkus Lansia 68 Tahun yang Diduga Edarkan 16 Paket Sabu

/ Foto : Bidhumas Polda Sulteng

Bicaranews.online – Seorang pria lanjut usia berinisial NA (68), warga Parigi Barat, ditangkap Polsek Parigi setelah kedapatan menyimpan 16 paket sabu siap edar dalam operasi penindakan yang digelar Senin (8/9/2025).

Enam belas paket sabu senilai seratus ribu rupiah per paket berhasil diamankan Kepolisian Sektor Parigi, Polres Parigi Moutong, dari seorang lansia yang diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Parigi.

Pelaku berinisial NA (68), warga Kecamatan Parigi Barat dan berprofesi sebagai petani, diringkus aparat setelah informasi dari masyarakat mengarah pada dugaan aktivitas peredaran sabu-sabu di daerah tersebut. Penangkapan dilakukan pada Senin, 8 September 2025, sekitar pukul 17.00 WITA.

Berbekal laporan warga yang resah, Kapolsek Parigi IPTU Noldi Williams Sualang menurunkan enam personel yang dipimpin Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diamankannya NA beserta barang bukti.

Dalam penggeledahan di lokasi, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan tindak pidana narkotika, di antaranya:

  • 16 paket sabu-sabu siap edar senilai Rp100 ribu per paket
  • Uang tunai Rp6.410.000 diduga hasil penjualan
  • 1 dompet warna hitam
  • 1 bong, pipet, kaca pirex, pemantik, bungkus rokok, dan dua pak plastik kosong
  • 3 unit handphone (Vivo ungu, Vivo biru, dan Advan)

Pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Parigi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku.

IPTU Noldi menegaskan, pihaknya akan terus menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Ia juga mengapresiasi warga yang telah memberikan informasi sehingga membantu menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di Kecamatan Parigi Barat, agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Narkoba merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda, dan mengganggu ketentraman lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Dengan kerja sama masyarakat dan aparat penegak hukum, diharapkan wilayah Parigi Moutong tetap aman, kondusif, dan bebas dari ancaman narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *