Bicaranews.online – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai mematangkan perencanaan pengembangan ekonomi biru (blue economy) sebagai strategi pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan. Langkah tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) Indonesia Blue Economy for Coastal Livelihoods yang digelar di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong, Rabu (11/2/2026), dengan melibatkan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Forum yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyusun arah kebijakan pengelolaan sumber daya kelautan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.
Dalam forum tersebut, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong berperan mengoordinasikan pembahasan rencana Program Blue Coast sebagai salah satu inisiatif pengembangan kawasan pesisir berbasis ekonomi biru. Program tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan aspek perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Konsep ekonomi biru menekankan pemanfaatan potensi kelautan secara optimal dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Pendekatan ini dinilai penting bagi daerah yang memiliki potensi sumber daya kelautan seperti Kabupaten Parigi Moutong, agar pemanfaatan sumber daya alam dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Wakil Bupati Parigi Moutong menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh penyusunan Program Blue Coast sebagai bagian dari strategi pembangunan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
“Pemerintah daerah mendukung penuh perencanaan program ini. Dengan kolaborasi dan sinergi yang baik, kami berharap Blue Coast dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut pemerintah daerah, pengembangan ekonomi biru tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil sektor kelautan dan perikanan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
FGD tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan Bappelitbangda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan kawasan pesisir. Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam menyusun program yang terintegrasi lintas sektor.
Bagi Bappelitbangda, forum tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk menyelaraskan kebijakan sektor kelautan dan pesisir dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah serta arah kebijakan pembangunan nasional yang mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Hasil pembahasan dalam forum akan menjadi bahan penyusunan langkah tindak lanjut dan pengembangan Program Blue Coast agar implementasinya dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat pesisir.
Melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah dan pendekatan perencanaan yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pengembangan ekonomi biru mampu menjadi salah satu pilar pembangunan daerah, memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.






