Maulid Nabi di Desa Lebo, Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

/ Foto : Diskominfo Parimo

Bicaranews.online — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jeddah Al-Mubaraqah, Jumat (28/8/2026) malam, dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat.

Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Marzuk, mengingatkan agar peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan.

Menurutnya, Maulid seharusnya menjadi kesempatan bagi umat untuk kembali mengingat perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Beliau mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan sikap menghargai sesama,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan di tengah masyarakat. Menurutnya, ukhuwah tidak cukup hanya dengan saling mengenal, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu, mengingatkan dalam kebaikan, dan menjaga satu sama lain ketika menghadapi kesulitan.

“Jangan sampai perbedaan pendapat, latar belakang, maupun kepentingan membuat hubungan persaudaraan kita menjadi renggang. Sebab, kekuatan sebuah desa bukan hanya terletak pada sumber daya alam maupun pembangunan infrastrukturnya, tetapi juga terletak pada kekuatan persatuan dan masyarakatnya,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa desa yang religius tidak hanya ditandai dengan banyaknya kegiatan keagamaan. Nilai agama, kata dia, harus tercermin dalam perilaku masyarakat sehari-hari.

Kejujuran dalam bekerja, amanah dalam menjalankan tanggung jawab, sikap saling menghormati, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, serta pendidikan agama dan akhlak bagi anak-anak merupakan bagian dari penerapan nilai tersebut.

“Saya berharap setelah kegiatan ini, ukhuwah masyarakat Desa Lebo semakin kuat, kerukunan semakin terjaga, kepedulian sosial semakin meningkat, dan kehidupan keagamaan semakin berkembang,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan warga Desa Avolua yang sedang menghadapi musibah banjir bandang. Ia berharap warga terdampak diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan, dan ketabahan dalam menghadapi bencana.

Masyarakat juga diajak menunjukkan kepedulian dengan membantu warga terdampak sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.

Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan iklim dan kondisi cuaca yang semakin ekstrem. Menurutnya, kesiapsiagaan perlu diperkuat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan kelestarian alam. Semoga musibah yang terjadi menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan memperkuat kebersamaan dalam menghadapi setiap tantangan dan bencana,” pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lebo diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial, kerukunan, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: SRI
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong

Exit mobile version