Bicaranews.online – Luapan sungai menggenangi ruas Jalan Trans Sulawesi dan sejumlah permukiman warga di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 11.35 WITA. Banjir terjadi setelah hujan mengguyur wilayah tersebut dan meningkatkan debit air sungai.
Genangan air tidak hanya menutup sebagian badan jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung antardaerah di Sulawesi, tetapi juga mulai memasuki sejumlah rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai.
Kondisi tersebut mendorong personel Polsek Kasimbar melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi risiko terhadap pengguna jalan maupun warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Kapolsek Kasimbar Ipda I Komang Sukania mengatakan personel terus memantau perkembangan debit air dan kondisi di sekitar lokasi banjir.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan luapan air sungai dan situasi di sekitar lokasi. Personel juga melakukan pengamanan untuk mengantisipasi adanya risiko terhadap masyarakat maupun pengguna Jalan Trans Sulawesi,” ujar Sukania.
Ia meminta warga, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai, meningkatkan kewaspadaan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan menyebabkan debit air meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan debit sungai kembali meningkat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” katanya.
Hingga saat ini, pemantauan di lokasi terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya genangan dan memastikan keselamatan masyarakat serta kelancaran aktivitas pengguna Jalan Trans Sulawesi.
