Bicaranews.online — Setiap Jumat, sejumlah relawan dari Komunitas Jumat Berbagi menyusuri permukiman warga untuk membagikan paket kebutuhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun dan dijalankan secara gotong royong dengan dukungan para dermawan.
Bagi para relawan, kegiatan berbagi tidak hanya tentang menyerahkan paket bantuan. Pertemuan langsung dengan warga menjadi kesempatan untuk membangun silaturahmi sekaligus mengetahui kondisi masyarakat yang mereka datangi.
Salah satu relawan yang terlibat sejak awal adalah Rachmat Burhanuddin. Ia mengatakan Komunitas Jumat Berbagi dibangun dari kepedulian sejumlah orang yang kemudian berkembang dengan melibatkan lebih banyak pihak.
Menurut Rachmat, konsistensi menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan mungkin tidak selalu bernilai besar, tetapi diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan penerima.
“kebaikan tidak harus menunggu menjadi orang kaya. Cukup hadir dengan niat yang tulus, karena sekecil apa pun yang diberikan akan menjadi berarti bagi mereka yang membutuhkan,” kata Rachmat dalam keterangan persnya, Kamis (7/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, relawan mendatangi rumah-rumah warga dan menyerahkan paket secara langsung. Interaksi tersebut membuat kegiatan berbagi tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi ruang bagi relawan untuk mendengar cerita dan kondisi warga.
Selama lebih dari satu tahun berjalan, kegiatan itu dipertahankan melalui dukungan para donatur dan relawan. Masyarakat yang ingin terlibat juga dapat mengambil bagian sesuai kemampuan, baik melalui dukungan materi maupun dengan menjadi relawan.
Bagi komunitas tersebut, keberlanjutan kegiatan menjadi hal yang lebih penting daripada besarnya paket yang dibagikan setiap pekan. Mereka berupaya mempertahankan kegiatan berbagi sebagai gerakan sosial yang dapat melibatkan lebih banyak masyarakat.
Rachmat berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan dan mendorong semakin banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.
Bagi penerima, paket yang dibawa relawan mungkin hanya memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari. Namun bagi para relawan, pertemuan setiap Jumat menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari tindakan sederhana dan dilakukan secara konsisten.






